terhunus tajam sikapmu,
goreskan luka mendalam,
di kedalaman perasaan kutemukan jasad hati ini,
terbujur kaku,
terbenam dalam sumur kepalsuan,
hingga surya tampak temaram,
kau bunga yang harum di kejauhan,
namun dalam hatimu hanya gelap,
dan madumu lemahkan langkahku,
kau genapi buram kisahku....
Rabu, 11 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar