Minggu, 24 Januari 2010

senja di kota tua

senja di kota tua,dulu ini tempat suci,para pejabat bertaut diri,merajut mimpi negeri,berkumpul dan berorasi,kini menyimpan kenangan,yang teringat sepanjang jaman,gedung tinggi semampai,sekitarnya riuh ramai,muda mudi bernyanyi memetik dawai,senja ini terasa damai,anak bocah lari-lari,kejar sayap merpati,agar hinggap d...i hati,pak tua sibuk bersepeda,balita menari di atas tlunjuk ibunya,akupun tersenyum tawa...

Jumat, 22 Januari 2010

lelah...

Apa kau tahu
sejak fajar hingga petang
hatiku telah dicabik-cabik rasa
bahkan hingga jauh malam
aku tak lagi bisa maknai peluh
karna sejak waktu itu
kutlah memerah rindu
kugantang pada tungku
dan kusimpan
hanya untukmu
sudah berapa sloki..!
tak tertakar
jika perlu kan ku daur
semua itu
agar kau yakin,
belum cukupkah memabuki rasamu
mengurai rindumu
di sini aku bertahan
dalam tebing jurang
di lereng ketinggian
mengaisi bulir jejakmu
menyamaki sepi
menggali dalam timbunan sunyi
mencari hikmah sejati
usahlah kau datang
menggoncangkan bahuku
tengadahkan rautku
dan berkata
"aku nyata untukmu..!"
bangkitkanku dari kecupan angan
memanen asa
sambut dunia bertabur warna-warni
dan bergandeng tangan
senandungkan nyanyian kita..

Angananku meninggi
dalam nyata aku sedang
dan masih
memunguti bulu perindu
yang sempat berjatuhan
di bawah sayap camar-camar
memandai perasaan
agar tajam
mampu membelah aral melintang
serta,
masih kubumbui rasa-rasa itu
kugulai
biar tak hambar,

namun,
seketika ragu menghujan di ranahmu
temaramkan sisih hatimu untukku
kusamkan warna tercipta,
menggelepar riak-riak kecil
membasahi ironi
tak jua kunjung kau kemasi
kau masih ingin berlama-lama
duduk di sisi danau itu
pernahkah kau saksikan
ilalang menari
tak bersama angin
purnama hingar
tak bersama bintang
"itu mustahil..!"
kau menghardik
andai kau paham perasaan
aku terperangkap di dalamnya
berulang kuhadap keluar
berharap langkahmu datang
aku masih sadar
meski hati gusar
di balik semua itu,
dan hingga kini kupercaya,
air mengalir ketempat yang lebih landai...