Masih di sini,
di rinai alam,bertemani putri malu,
dan rumput teki,
berbagi gelisah,
berbagi gelak tawa,
berkaitan,berpeluk damai,
ilalang ringkih,
hanya akar serabut,
jagaku dari tiup beliung,
namun tak jangkau endapan hujan yang mendasar di bumi,
gerimis yang jatuh,
seolah terpesan para penguasa,
apa guna tuk hapus haus,
surya menerik buatku menguning,
berjalan tertatih,
merintih karena letih,
angin kencang mengoyak hati yang diam,
tak tahu kapanku disingkir dari lapang bertanah merah ini,
berganti istana yang untungkan mereka,
mengharap embun pagi yang basah,
segarkan jiwa yang lelah,
awan putih berarak payungiku dari sengat surya,
ilalang yang ringkih....
Sabtu, 28 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar